Kenali Apa Itu Kredit Macet, Dampak dan Penyelesaiannya

kredit macet

Apakah anda pernah mengalami kredit macet? Ya, istilah kredit macet atau gagal bayar adalah sebuah kondisi dimana pihak peminjam atau debitur, baik individu maupun badan usaha tidak memiliki kemampuan untuk membayar kredit dengan tepat waktu.

Dalam dunia pinjaman, kredit macet adalah istilah yang menyatakan tentang kredit bermasalah, yang mengindikasikan para pengguna kartu kredit (biasanya) tidak bisa membayar minimum payment yang sudah jatuh tempo selama 3 bulan lebih.

Sementara itu, di dunia perbankan atau multifinance umumnya disebut dengan istilah Non Performing Loan atau disingkat NPL.

NPL memiliki peranan penting, karena sebagai indikator untuk menilai performa kerja suatu perusahaan perbankan dan leasing (multifinance).

Apabila NPL suatu bank rendah, ini artinya bank bisa dikatakan sehat. Namun sebaliknya, jika NPL-nya tinggi berarti resiko yang ditanggung oleh bank yang dimaksud tinggi.

Apabila NPL ada di atas batas yang sebelumnya telah di forecast, maka artinya bank tersebut dapat dikatakan sedang bermasalah.

Untuk NPL yang terlalu tinggi, melebihi batas yang telah di forecast, maka membuat keberlangsungan usaha perbankan tersebut dapat terancam.

Ini sebabnya, kenapa bank selalu menjaga supaya nilai NPL mereka berada di angka rendah apabila mereka ingin beroperasi dalam waktu yang lama.

Namun perlu dicatat, NPL tidak hanya dinilai dari performa bank saja, melainkan juga dari performa para debiturnya.

Fokus utama terjadinya kredit macet umumnya terjadi dari kalangan debitur. Situasi seperti ini bisa dihindari jika debitur berinisiatif untuk dapat mengembalikan dana pinjaman mereka sesuai perjanjian dan peraturan yang sudah ditetapkan bahkan disepakati bersama.

Mungkin kondisi kredit macet ini tidak masalah apabila hanya 1-2 debitur yang tidak membayar angsuran pinjaman mereka tepat waktu.

Namun jika jumlah debitur loan dan pengguna credit card banyak dan di waktu bersamaan kebanyakan dari mereka tidak dapat melakukan pembayaran cicicilan, maka NPL bank tersebut jadi meningkat.

Apa Saja Penyebab Kredit Macet?

Kondisi kredit macet yang dialami debitur, bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

1. Faktor Internal

Faktor penyebab utama kondisi ini datang dari pihak penyedia pinjaman atau lembaga keuangan. Anda harus tahu bahwa setiap ada penawaran layanan penyedia kredit atau perbankan kepada debitur, sudah pasti akan ada resiko tertentu yang melekat.

Tentu saja setiap manusia tidak dapat memprediksi hal yang terjadi suatu saat nanti. Belum lagi, situasi lingkungan penuh ketidakpastian.

Maka dari itu, untuk meminimalisir dan menekan resiko kredit yang macet, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut:

  • Bagi penyalur kredit atau pihak bank sebaiknya tidak terlalu agresif dan berekspansif demi mengejar targetnya.
  • Harus memperketat bagian analisis kredit.
  • Merealisasikan pengajuan pinjaman tepat waktu.
  • Menghindari agunan/jaminan sebagai faktor aman satu-satunya dalam menganalisa.
  • Menetapkan pilihan plafon kredit berdasarkan kebutuhan debitur (biasanya hanya dilakukan oleh perbankan).
  • Menyusun analisa terkait histori atau riwayat keuangan nasabah/debitur dengan baik.

2. Faktor Eksternal

Maksud dari faktor eksternal ini biasanya berasal dari pihak debitur atau peminjam dana. Pihak debitur yang dimaksud, bisa berupa individu maupun perusahaan.

Pihak peminjam yang mengalami kredit macet umumnya dikarenakan mengalami penurunan terhadap performa keuangan, mulai dari ketidakstabilan bisnis atau sengaja tidak melakukan pembayaran kredit dengan tepat waktu.

Di samping itu, aktivitas ekonomi yang menurun dan suku bunga yang tinggi bisa berpengaruh terhadap kredit macet.

Bagaimana dengan Dampaknya?

Jika dibiarkan, ada beberapa dampak yang terjadi akibat kredit macet, diantaranya:

1. Terancamnya Perekonomian Negara

Kredit macet yang meningkat membuat perbankan dapat meningkatkan kekuatan terhadap struktur permodalannya.

Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai macam metode, diantaranya dengan cara meningkatkan porsi terhadap penyisihan penghapusan untuk aktiva produktif alias PPAP.

Jika pihak perbankan melakukan peningkatan terhadap struktur permodalannya, ini artinya akan menekan kemampuan bank dalam menjalankan ekspansi kredit secara otomatis pada sektor riil. Alhasil, hal ini dapat mempersulit berbagai sektor industri dalam melakukan kredit.

Kemampuan pemberian kredit pada industri-industri yang menurun, sudah jelas memberikan dampak negatif terhadap kondisi perekonomian suatu negara.

Mengingat pihak negara tidak hanya dapat mengharapkan investasi di pasar modal maupun investasi asing langsung saja untuk meningkatkan sistem perekonomian negara.

Belum lagi, hal ini juga bisa berimbas terhadap krisis global. Maka dari itu, salah satu sumber pendapatan yang diharapkan bisa mendorong perkembangan bagi perekonomian negara yaitu diadakannya kredit perbankan.

Hal ini bahkan bisa dilihat dari catatan statistik yang dapat dilihat di tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan jika kontribusi terhadap kredit perbankan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sampai 20%.

2. Layanan Finansial Menurun

Kredit macet tidak hanya berpengaruh terhadap nasabah atau peminjam, tetapi juga dapat berpengaruh pada pihak bank.

Kondisi ini bisa membuat bank mengalami kekurangan dana. Tentu saja, hal tersebut bisa berdampak buruk terhadap jalannya aktivitas bisnis yang dilakukan perbankan.

Maka dari itu, perbankan yang memberikan dana pinjaman tetap harus menjaga agar nilai NPL-nya rendah, apabila ingin usaha mereka tetap berjalan.

Apabila hanya 1-2 debitur yang kreditnya macet mungkin tidak masalah, namun jika jumlahnya semakin bertambah dalam waktu bersamaan, secara otomatis akan meningkatkan NPL perbankan atau lembaga pemberi pinjaman tersebut.

3. Kesulitan Pengajuan Pinjaman

Dampak lain dari kredit macet adalah kesulitan pengajuan pinjaman. Histori atau riwayat kredit macet akan tercatat selamanya dalam sistem, bahkan bisa tersebar apabila seseorang telah melakukan pengecekan BI checking.

Tentu saja, hal tersebut bisa membuat debitur kesulitan untuk memperoleh dana pinjaman kembali di masa yang akan datang.

Baca Juga: Leasing Tanpa BI Checking untuk Ajukan Pinjaman Cepat

Di samping itu, sekarang ini ada banyak perusahaan yang memanfaatkan BI checking sebagai sebuah syarat mutlak seseorang agar dapat diterima menjadi karyawannya.

Tentu saja, hal tersebut dapat dipahami sebab pihak perusahaan hanya ingin mempekerjakan pegawai yang bebas terhadap berbagai resiko masalah finansial yang bisa saja dapat memperburuk citra perusahaan ke depannya.

Lantas, Bagaimana Penyelesaian Kredit Macet?

Mengingat dampaknya yang begitu besar, ada beberapa langkah untuk mengatasinya yaitu:

1. Jadwal Ulang

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kredit macet adalah rescheduling. Ada beberapa yang dapat dijadwalkan ulang diantaranya jumlah pembayaran suku bunga, jangka waktu, atau jumlah setoran.

Melalui cara ini, pihak debitur akan mendapatkan jangka waktu pelunasan lebih lama, sehingga mereka akan berusaha mencoba berbagai cara agar dapat melunasi kreditnya.

2. Restruktur

Selain itu, untuk membantu debitur mengatasi masalah kredit macetnya yaitu dengan melakukan penataan ulang alias restruktur.

Dengan langkah ini, kreditur dapat mengurangi suku bunga cicilan, menambah waktu untuk mengangsur cicilan, memotong denda dan lainnya.

3. Rekondisi

Pihak kreditur selain dapat mengubah lamanya waktu pembayaran angsuran, mereka juga dapat mengubah ketentuan dan syarat yang bisa meringankan kreditnya.

Adapun metode yang dapat dilakukan yaitu dengan cara mengubah jumlah suku bunga supaya debitur dapat membayar kewajiban angsuran pinjamannya setiap bulan. Opsi lainnya yaitu mengubah perubahan pembayaran, jangka waktu dan lainnya.

Dengan memahami penjelasan terkait kredit macet, dampak dan cara mengatasinya, maka dipastikan nasabah atau debitur akan mendapatkan solusi yang tepat untuk menghindari dan mengatasi terjadinya resiko gagal bayar.

Apabila BI checking Anda bermasalah dan ingin ajukan pinjaman uang, bisa ajukan dana tunai jaminan BPKB mobil hanya di situs Gadaibpkbmobil.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *